Langsung ke konten utama

Postingan

Merbabu Jilid II

Merbabu Jilid II Hari ini tiba, 3 april 2015. Hari yang kita pilih untuk menulis cerita di Merbabu. Sayangnya, cerita ini tak akan diperani oleh seluruh punggawa Koala. Tapi tak mengapa, mahasiswa memang punya urusannya sendiri-sendiri. Tak terkecuali cuaca, hari ini pun tak begitu mendukung untuk pembuatan cerita kita. Hujan ? Badai ? Tak menyurutkan semangat kita untuk terus berjalan. Kira-kira pukul 14.00,  kita semua meninggalkan asrama menuju Basecamp Merbabu via Selo. Benar apa kata pepatah, Tak semua jalan itu lurus. Hujan menemani perjalanan sepanjang asrama hingga Basecamp. Selain itu kendala lain bermunculan, macet berkepanjangan misalnya. Syukurlah walau banyak rintangan dan halangan kita tetap selamat sampai tujuan sampai pukul 18.00 Waktu Bagian Basecamp Selo. Setibanya di basecamp, seluruh anggota mempersiapkan diri untuk mengistirahatkan badan karena tubuh lelah diterjang kucuran air hujan. Selamat istirahat gengs, selamat mengumpulkan energi untuk esok. ...

Funsionaris Koala Angkatan Ketiga

Dari hasil latihan rutin dan pradiklatsar yang dilaksanakan di kampus PGSD , serta acara puncak yaitu, diklatsar yang diadakan di gunung ungaran pada tanggal 19-21 Desember lalu, menghasilkan pengurus komunitas pecinta alam baru yaitu sebagai berikut : a.        Ketua              :                       Tities Kunthi K b.       Wakil Ketua    :                       Kurnia Ratna S c.        Sekretaris         :                       1. Musiana Ulfah 2. Esti N d.   ...

MENGENAL HIPOTERMIA DAN PENANGANANNYA

MENGENAL HIPOTERMIA (Understanding Hypothermia) Hipotermia Pembunuh Nomor Satu di Gunung Hipotermia adalah suatu kondisi dimana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin. Hipotermia juga dapat didefinisikan sebagai suhu bagian dalam tubuh di bawah 35 °C. Tubuh manusia mampu mengatur suhu pada zona termonetral, yaitu antara 36,5-37,5 °C. Di luar suhu tersebut, respon tubuh untuk mengatur suhu akan aktif menyeimbangkan produksi panas dan kehilangan panas dalam tubuh. Gejala hipotermia ringan adalah penderita berbicara melantur, kulit menjadi sedikit berwarna abu-abu, detak jantung melemah, tekanan darah menurun, dan terjadi kontraksi otot / menggigil sebagai usaha tubuh untuk menghasilkan panas. Pada penderita hipotermia moderat, detak jantung dan respirasi melemah hingga mencapai hanya 3-4 kali bernapas dalam satu menit. Pada penderita hipotermia parah, pasien tidak sadar diri, badan menjadi sangat kaku, pupil mengalami dilatasi (membesar), ter...

Hasil Dari FGD (Forum Grup Discussion) Oprec Koala PGSD #3

Kelompok 1 Seperti yang kita ketahui masalah sampah adalah masalah yang masih menjadi perbincangan hangat dan masih sulit untuk diatasi. Contoh yang sangat nyata adalah sampah yang berada di kampus tercinta kita ini, seperti sampah kembang api pada saat kegiatan ORMABA yang masih dapat kita lihat di depan gedung kantor dan juga selokan yang berada di depan kampus masih penuh dengan sampah serta minimnya tempat sampah yang berada di lingkungan PGSD ini. Terkadang tempat sampah yang sudah penuh terisi masih belum ada kesadaran untuk mengangkut dan membuangnya ke penampungan. Solusinya adalah kita sebagai generasi konservasi dan juga pemilik kampus ini, berusaha memberikan contoh dalam hal-hal membuang sampah pada tempatnya dan memungut sampah yang berada di sekitar kita untuk dimasukkan ke dalam tempatnya.  Ditulis oleh : Disyacitta Neolia firdana, Farikha Ana Savitri, Mariana Masita, Riski Nurseptiyani Kelompok 2 Kurangnya pemahaman masyar...

Open Recruitment Koala Pgsd #3

Latihan Bareng KOALA Materi TRILOGI API di Kampus PGSD NGALIYAN

TRILOGI API Senin sore (29/09) –Trilogi Api menjadi materi pertama pada latihan bareng yang di adakan Komunitas Pecinta Alam atau lebih sering disebut Koala PGSD FIP Unnes. Latihan bersama punggawa Ubaloka Kota Semarang ini dilaksanakan di dua tempat, pertama di lobi gedung baru, dan praktek pemadaman api di depan auditorium kampus PGSD. Api memiliki tiga unsur penting, yaitu bahan bakar, oksigen dan sumber panas. Api yang berbahaya adalah api yang tidak bisa dikendalikan. Pada kesempatan ini Koala bersama puluhan mahasiswa PGSD lainnya belajar untuk menaklukan api. Kunci dalam memadamkan api  yang tidak diinginkan adalah ketenangan.

Berbagi Ceria dengan BUBERIA

Marhaban Ya Ramadhan Selamat menunaikan ibadah puasa sahabat KOALA. Kali ini KOALA ada cerita baru nih di edisi Ramadhan. Sesuai agenda KOALA di bulan Ramadhan, KOALA mengadakan buka bersana dengan anak yatim dan anak-anak SD dan TPQ di sekitar kampus PGSD Unnes. Acara ini diadakan kedua kalinya, kali ini KOALA bekerjasama dengan EsTea Voice (Paduan Suara PGSD), JuPe (Jurnalistik PGSD), dan Mahapati (Perkumpulan mahasiswa Pati). Sebelum diadakan buber seperti biasa diadakan rapat-rapat untuk mem-fix-kan beberapa hal. Dari perbincangan panitia, buber di selenggarakan Minggu, 13 Juli 2014 di Gedung Auditorium PGSD. Setelah itu mengenai judul dan tema, sempat mengalami perdebatan antar panita, dan akhirnya buber kali ini berjudul “BUBERIA” alias Buka Bersama Ceria dengan Tema “Konservasi hati, membentuk generasi harmoni yang insani”.